RANGKAIAN KEGIATAN INTI SELAMA BAKTI SOSIAL GEMA RAMADHAN SERTA PENUTUPAN

(Foto : Penutupan Kegiatan Baksos Di Gampong Layeun. Aceh Besar)

Bakti sosial merupakan salah satu kegiatan Gema Ramadhan yang rutin dilakukan setiap tahunnya yang berpusat disalah satu lokasi yang dipilih dan tahun ini dilakukan di layeun, leupueng, Aceh Besar yang berlangsung selama 3 hari mulai dari 11-13 april. Terkait pembukaan dapat dilihat selengkapnya di artikel sebelumnya 

https://www.rmrb-aceh.com/2022/04/pembukaan-kegiatan-bakti-sosial-rmrb-di.html#.YlZfL2qaRVM.whatsapp

Tiba saatnya pada hari kedua dari kegiatan bakti sosial Gema Ramadhan, berawal dari kegiatan sahur bersama di rumah Kaur Pembangunan yang menjamu dengan sangat baik dengan berbagai makanan dan minuman yang dihidangkan, dimana sambilan sahur juga dilakukan diskusi ringan terkait kegiatan yang dilaksanakan pada hari kedua dan juga diceritakan sekilas terkait kejadian tsunami yang melanda 2004 di leupueng, dan alhamdulillah mayoritas penduduknya selamat dengan berlindung ke puncak bukit yang ada di leupueng serta menjadi saksi atas kedahsyatan tsunami yang melanda yang ombaknya melewati perbukitan yang lumayan tinggi bahkan terbelah salah satu bukit yang terletak di dataran agak rendah yang dapat di amati dari spot bukit di lokasi wisata leupueng.

Setelah beberapa lama melakukan perbincangan, mulailah bersiap-siap ke Meunasah gampong untuk melakukan shalat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan kultum subuh yang disampaikan oleh salah satu panitia bakti sosial,  dan kemudian melakukan tadarus sebentar sebelum kembali ke dayah masamu untuk mempersiapkan kegiatan inti yang akan dilakukan. 

Pada jam 8.00 WIB kembali lagi ke Meunasah untuk melakukan gotong royong bersihkan Meunasah berupa menyapu dihalaman Meunasah, mengepel lantai dalam Meunasah, membersihkan tempat wudhu, mengelap kaca dan lain sebagainya. Gotong royong dilakukan sampai dengan jam 10.00 WIB 

Setelah itu bersiap untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya berupa pembelajaran tahsin Al-Qur'an terhadap ibu-ibu, gadis remaja dan anak-anak. Pada kegiatan tahsin ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu ibu-ibu dan gadis remaja dilakukan di Meunasah sedangkan untuk anak-anak dilakukan di dayah yang dibimbing oleh panitia bakti sosial. Kegiatan ini dilakukan sampai dengan jam 12.00 WIB Siang. 

Yang menjadi pertanyaan kenapa bapak-bapak ikut?, Ternyata.. Karena wilayah leupueng ini terletak di pesisir pantai dan perbukitan, sehingga mayoritas penghasilan mereka adalah dari melaut yang dilakukan setiap harinya , kecuali pada pagi sebelum jum'at dilarang untuk melaut sebelum melakukan shalat jum'at. 

Kegiatan tahsin Al-Qur'an ini dilakukan sampai dengan 15 menjt sebelum adzan dzuhur berkumandang yang kemudian dilakukan shalat dzuhur berjama'ah serta tadarus sebentar setelah shalat dzuhur berjama'ah. Karena padatnya kegiatan yang dilakukan pada pagi harinya maka diputuskan untuk beristirahat sebentar setelah dzuhur sebelum dilanjutkan kembali kegiatan berikutnya berupa perlombaan untuk anak-anak. Karena keterbatasan waktu, maka hanya dilakukan 2 bidang perlombaan berupa lomba adzan dan hafalan surat pendek. 

Setelah selesainya kegiatan perlombaan untuk anak-anak dilanjutkan dengan shalat ashar berjama'ah dan kembali melakukan tadarus sebentar. Setelah itu kembali ke dayah untuk mempersiapkan berbagai hadiah yang akan diberikan kepada pemenang pada malamnya setelah tarawih dan witir berjama'ah di Meunasah. Dan berbuka puasa bersama juga disuguhkan oleh masyarakat dan dilakukan di dayah masamu tersebut. 

Terkait kegiatan pembagian hadiah dilakukan setelah shalat isya, tarawih dan witir berjama'ah supaya lebih mudah terkumpulnya masyarakat untuk melihat anak-anaknya yang memenangkan perlombaan adzan, kegiatan bermula dari pembacaan Al-Qur'an, kata sambutan ketua Remaja Masjid Raya Baiturrahman, keuchik gampong leupueng serta diakhiri dengan do'a

Dan setelah itu tibalah saatnya untuk pembagian hadiah kepada pemenang masing-masing perlombaan baik lomba adzan maupun hafalan Surat pendek yang diambil dari peringkat 1 hingga 3 dan bersamaan dengan itu dilakukannya juga penutupan kegiatan bakti sosial gema Ramadhan yang diakhiri dengan photo bersama dengan keuchik dan tokoh masyarakat gampong leupueng. dan alhamdulillah kegiatan bakti sosial gema Ramadhan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya dan panitia bakti sosial sangat berterima kasih kepada semua elemen yang terlibat yang membantu mensukseskan kegiatan bakti sosial gema Ramadhan kali ini dan berharap agar kegiatan bakti sosial gema Ramadhan tahun depan dapat terlaksana lebih baik lagi daripada tahun 2022 ini. 

Ternyata tidak sampai disitu saja pada besok paginya disuguhkan kembali makanan dan minuman untuk sahur yang dilanjutkan shalat subuh berjama'ah dan melakukan kultum subuh serta tadarus sebentar seperti biasanya. 

Sayangnya kegiatan yang diagendakan pada hari ketiga tidak dapat terlaksana dengan baik dimana schedule awalnya adalah dilakukan kegiatan tafakur alam berupa bincang-bintang dengan keuchik dan tokoh masyarakat sampai menikmati pemandangan yang indah dan asri di sekitar lokasi objek wisata yang ada di leupueng. Kegiatan ini terkendala karena panitia bakti sosial tertidur pada paginya dan tidak ada yang membangunkan sehingga rencana dilakukannya tafakur alam pada jam 08.00 WIB tidak dapat terlaksana, dimana panitia bakti sosial baru terbangun sekitar jam 9.30 sehingga hanya berfokus untuk bersiap-siap perjalanan pulang. Meskipun demikian, tidak lupa panitia juga panitia berpamitan dengan keuchik layeun kecamatan leupueng dan baru kemudian panitia bakti sosial melanjutkan perjalanan pulang baik ke sekret mesjid Raya Baiturrahman maupun ke rumah Masing-masing.

Share

Unggulan

Kesempatan Emas Untuk Pemuda Yang Ingin Belajar Jadi Imam dan Penceramah. Yuk Daftar!

Banda Aceh - Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh mengadakan pelatihan Imam dan Penceramah menjelang bulan Ramadhan, ini m...